Nyobain Espresso di Passer Senen Koffie


Sebagai penikmat kopi, saya selalu suka nongkrong barang 10 hingga 20 menit untuk sekedar nyicipi-nyicip kopi. Pilihannya, selalu jatuh pada Espresso. Pekat hitam kopi ini leluasa belaka membawa kita melek, dan lebih efektif mengusir kantuk yang dari subuh usai shalat sudah menggantung di pelupuk mata.

Seperti pagi ini, saya bersama Redaktur Budaya Banjarmasin Post, Pak Zul Faisal Putra menyempatkan diri singgah di salah satu tempat ngopi, yakni di Passer Senen Koffie, yang terletak di Pasar Jaya, Senen. Tepatnya di Bassement Blok III, No. B-176.

Awalnya, kami hanya berencana untuk membeli oleh-oleh, buah tangan yang akan dibawa pulang Pak Zul ke Banjarmasin. Namun, melihat lokasi Passer Senen Koffie akhirnya kami berhenti. "Ngopi dulu kita," ajak Pak Zul, bersemangat.


"Selamat datang, pak. Silakan," kata dua orang pemilik Passer Senen Koffie bersamaan. Lelaki dan perempuan itu terlihat ramah. Sesekali tersenyum sambil mengatur didih air dan keperluan olahan kopi.

Saya memesan espresso, sedang Pak Zul memesan americano. "Yang pesan espresso pagi-pagi biasanya kelas berat," kata pemilik tempat itu, menduga-duga.

Tapi benar saja dugaan Pak Andris, nama yang kemudian saya tahu bahwa memang saya suka minum kopi berat, terutama tanpa gula jika berteme kesempatan baik seperti ini.


Beberapa menit kemudian, kopi telah tersaji. Aroma espresso menguar di blok-blok sibuk Pasar Senen. Pelan-pelan, saya menyicip dengan pelan ras espresso ini.

Sambilan itu, pemilik warung sederhana bernuansa milenial ini, Pak Andris mengatakan, konon kalau nama warung Passer Senen Koffie yang dipilihnya karena selain terpengaruh dengan nama-nama kekinian, dia juga mengatakan kalau nama Passer itu sendiri adalah nama bawaan Pasar Senen tua jaman Belanda.

Jika sesekali ada waktu untuk berbagai keperluan, datanglah ke Pasar Senen. Kemudian, singgah pula di Passer Senen Koffie. Dijamin ngopinya asik. Sebab di Passer Senen Koffie menyediakan kopi Temanggung, kopi Bali, kopi Papuan Toraja, dan juga kopi Aceh!

Masalah harga? Jangan takut. Sebab harga di sini masih murah banget. Coba aja lihat sendiri: Cappucino Rp.12rb-15rb, Kopi Tubruk Rp.6rb, Latte Rp.12-15rb, Kopi Susu Rp.12rb, Americano Rp.7rb - 9rb, Espresso Rp.7-9rb, dan Long Black Rp.12rb.

3 komentar: