Perempuan Lolipop, Fermentasi Kisah yang Unik



Perempuan Lolipop, Fermentasi Kisah yang Unik
Oleh Pilo Poly

Bagaimana menurutmu saat membaca sebuah judul kumpulan cerpen Perempuan Lolipop? Apakah kau akan merasakan ada asam, asin dan, rame rasanya seperti sebuah iklan permen di televisi? Ah! Begitulah hal pertama yang saya rasakan saat pertema kali membelai cover depan kumpulan cerpen ini. Lalu saya seperti tersuruk jauh ke dalam liang yang dibuat oleh seorang putra Manado, yang mendapatkan gelar Bachelor of Hamburgerology di McDonald’s Hamburger Universitas Sydney, Australia ini.

Kumpulan cerpen yang dihadirkan oleh pria yang bekerja di Food and beverages Industri ini tak hanyal acap kali membuat saya terlecut untuk tidak saja diam. Saya seperti diberikan beberapa sugesti agar tidak berhenti untuk menulis. Saya diharuskan untuk terus berusaha agar bisa seperti dia–Bamby Cahyadi–itu. Seperti judul sebuah cerpen di Hal. 33 Seperti Bintang yang Bersinar, yang menceritakan sebuah tekat anak kampung yang ingin ngetop di Jakarta. Dan pada akhirnya, walau ada kesedihan karena kehilangan seseorang Pak Kadir, dan harus meninggalkan gerombolan orkesnya di kampung, toh pemuda lugu itu akhirnya benar-benar bersinar. Benar-benar menemukan panggung sebenarnya.

Begitu juga dengan beberapa cerpen lain yang menurutku penuh dengan sugesti agar seseorang tidak mudah menyerah. Lihat saja cerpen berjudul Peniup Harmonika itu, yang menuntun saya untuk ber-apologi sendiri bahwa, orang yang mati saja tak pernah lelah menunggu rekernasi orang yang disayanginya hadir kembali. Seperti sabarnya seorang nenek Kinarsih yang saban petang meniupkan harmonikanya di atas kuburan, dan didengar oleh seorang anak kecil yang selalu ingin menangis saat harmonika itu mulai merasuk dalam dirinya. Dan pun pada akhirnya, perempuan kecil itu tahu kenapa setiap kali harmonika itu dibunyikan oleh Kinarsih ia akan menangis, itu lantaran karena ada tubuh suaminya dalam diri anak kecil itu. Dan pada suatu saat, anak kecil itu pun mulai mengingat kembali lagu yang pernah ia ingat saat bersama Kinarsih.

Kau begitu kuat, bukan? Kalau begitu, kutunggu apologimu tentang kumpulan cerpen Perempuan Lolipop ini nanti.

Goodreads